Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Film’ Category

Dragon Zakura

Dragon Zakura, dorama yang menceritakan perjuangan murid-murid yang dianggap sampah masyarakat untuk meningkatkan harkat hidupnya di mata masyarakat. Sebuah film yang akan memompa semangat kita untuk tidak mudah menyerah dan berjuang tanpa henti untuk meraih impian kita. Sangat cocok bagi sahabat yang selama ini sering tidak percaya diri akan kondisi dirinya.

Dikisahkan ada sebuah sekolah yang selama ini menjadi SMA terburuk yang pernah dikenal di jepang, SMA Ryuzan. Nilai rata-rata seluruh siswanya 36, dan prosentase siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak pernah lebih dari 2 %. SMA Ryuzan, dengan prestasinya yang tidak kunjung membaik, mulai ditinggalkan para donaturnya, membuah sekolah ini terancam bangkrut.

Suatu hari, seorang pengacara bernama Sakuragi Kenji datang ke sekolah malang tersebut untuk mengurus kasus kebangkrutan Ryuzan yang sudah sampai ke tingkat pengadilan. Spontan pihak kepala sekolah memohon-mohon kepada Sakuragi untuk membantu mereka agar tidak dinyatakan bangkrut oleh pengadilan. Awalnya Sakuragi bersikap cuek saja. Saat di apartemennya, Sakuragi yang melihat kondisi dirinya yang miskin, melihat peluang yang bagus dari kasus Ryuzan. Sakuragi pun menyusun rencana untuk bisa membantu Ryuzan lolos dari kebangkrutannya, dengan satu alasan, jika ia berhasil, ia akan mendapat uang banyak, menjadi terkenal, dan tidak perlu lagi tinggal di apartemen yang kotor berantakan dan bobrok seperti tempat tinggalnya sekarang. Rencana yang disusun Sakuragi pun di luar dugaan, yaitu bagaimana cara memasukkan siswa –siswi Ryuzan, walau sedikit, ke Universitas Tokyo (Universitas unggulan di Jepang, ya… kalau di Indonesia, seperti ITB atau UI lah…). Sakuragi merancang program kelas khusus, yang berisi sedikit siswa, dengan kurikulum yang ia buat, dengan janji bahwa ia akan memasukkan 5 siswa Ryuzan ke Universitas Tokyo ! Tak diragukan lagi. Penolakan pun terjadi di kalangan guru-guru Ryuzan. Mereka menganggap ide Sakuragi gila dan tidak mungkin diwujudkan untuk sekolah seperti Ryuzan. Mereka khawatir, jika program ini gagal, akan membuat Ryuzan makin terpuruk karena semakin tidak dipercaya donatur.

Mampukah Sakuragi mewujudkan ambisinya? Sahabat bisa tonton sendiri dorama yang terdiri atas 11 episode ini.

Tokoh Sakuragi Kenji diperankan dengan sangat baik oleh Abe Hiroshi, dengan pembawaan karakter yang berwibawa, berpendirian kuat, percaya diri, namun terkadang egois dan tidak berperasaan. Dorama ini juga cukup menghibur dengan berbagai tingkah laku para guru Ryuzan yang konyol, kepala sekolah yang suka korup dan…. (tonton sendiri lah…. Aneh pokoknya), para siswa kelas khusus Sakuragi yang kadang kekanak-kanakan namun berjiwa kuat, dan sebagainya. Buat sahabat yang ingin melihat sebuah proses from zero to hero yang luar biasa, tonton dorama ini !

Advertisements

Read Full Post »

Bokurano

Bokurano, Sebuah anime besutan studio gonzo yang sudah tidak diragukan lagi kepiawaiannya dalam memproduksi anime-anime yang membutuhkan tingkat animasi yang tinggi, merupakan anime yang mempunyai konsep cerita yang unik dan mendidik. Anime yang sangat saya rekomendasikan untuk ditonton.

Anime ini berkisah tentang 14 orang anak yang secara tidak sengaja (awalnya mereka mengira seperti itu) terlibat dalam sebuah permainan yang mematikan. Permainan ini mengharuskan mereka menaiki sebuah robot menghadapi berbagai musuh yang berwujud makhluk-makhluk raksasa demi mempertahankan bumi tempat mereka tinggal. Sampai disini mereka masih menikmatinya, sampai pada akhirnya, di pertarungan pertama mereka, salah seorang dari meeka yang menjadi pilot, mati secara misterius. Saat diperiksa oleh dokter, tidak ada tanda-tanda benturan, atau tanda-tanda lain yang masuk akal dapat menyebabkan kematian. Seakan-akan nyawanya dicabut begitu saja. Musuh berikutnya datang, dan mereka harus bertarung lagi, dengan pilot yang dipilih lagi dari salah satu yang masih hidup. Dan petaka itu terjadi kembali. Sang pilot kehilangan nyawanya secara mendadak. Misteri ini terungkap saat pemandu permainan mereka menjelaskan langsung kepada mereka bahwa energi robot yang mereka kendalikan ini bersumber pada kehidupan sang pilot !

Anak-anak yang notabene masih remaja ini dihadapkan pada dilema membingungkan. Di satu sisi mereka harus mempertahankan bumi tempat mereka tinggal, di sisi yang lain mereka harus menghadapi kematian yang sudah di depan mata.

Yang menarik dari film ini bukan sekedar pertarungan robotnya, namun kita bisa melihat lebih dalam mengenai karakter masing-masing tokoh, bagaimana sikap tegar mereka menghadapi kematian demi melindungi orang-orang yang mereka cintai. Ada yang rela menjadi “orang hilang” di hadapan keluarganya, ada yang siap bertarung agar saat mati nanti ia bisa mendonorkan jantungnya kepada teman masa kecilnya yang mengalami kelainan jantung, ada yang rela mati demi orang tua angkatnya yang sejak kecil mengasuhnya seakan seperti anak kandungnya sendiri, bahkan saat adiknya lahir (anak pertama orang tua angkatnya), sang orang tua tidak mau mengakui sang bayi sebagai anak pertama karena sudah memiliki anak pertama yaitu anak angkatnya.Lalu ada yang rela melindungi bertarung mengorbankan nyawanya demi ibunya yang bermental sebenarnya buruk, licik, dan hanya mengharapkan keuntungan pribadi, hanya dengan dasar bahwa itu adalah ibunya sehingga harus ia lindungi apapun alasannya. Dan banyak lagi kisah pilu yang melibatkan 14 anak yang menjalani takdir untuk mengorbankan nyawanya demi menjadi “bensin” bagi robot yang mereka kendalikan. Lewat anime ini, kita bisa belajar tentang arti kesabaran dan ketegaran menghadapi kematian. Kita bisa melihat 14 remaja yang siap mati dengan senyuman, dengan perasaan bangga atas apa yang mereka perjuangkan. Kita pun bisa belajar bahwa kematian itu sangat dekat dengan kita, dan kita bisa belajar dari 14 anak ini bahwa kematian tidak seharusnya kita takuti. Kalau di film ini, mereka ingin kematian mereka dikenang orang-orang dekat mereka, maka kita harus berharap kematian kita menjadi kematian yang membuat Allah SWT bangga dengan kita. Ini adalah anime yang sangat mendidik. Hanya saja saya tidak menyarankan anime ini ditonton anak-anak. Ratingnya sendiri ‘dewasa’, bukan karena ada adegan yang ‘begituan’, tapi lebih kepada ceritanya yang berat dan perlu berpikir mendalam jika menontonnya.

Selamat menonton, dan rasakan manfaatnya….

Read Full Post »

Patch Adam

Patch Adam, sebuah film yang beredar tahun 90-an. Sebuah kisah nyata tentang seorang dokter bernama Hunter “Patch” Adam, yang mendedikasikan hidupnya di dunia kemanusiaan lewat profesinya sebagai dokter.

Apa yang unik dari film ini? Film ini mengajarkan banyak hal mengenai kasih sayang dan semangat untuk memberi kepada orang lain. Sangat sesuai dengan sebuah hadits “sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia yang lain”.

Cerita bermula pada seorang Patch yang penuh dengan masalah hidup, sehingga membuatnya harus menjalani terapi mental di rumah sakit jiwa. Namun, ia merasa tidak mendapatkan pemecahannya disana, karena para dokter dan pegawai rumah sakit jiwa tersebut bahkan tidak mau tahu keluhan para pasiennya. Sang Patch pun mulai berbuat onar dan dianggap semakin aneh oleh sang dokter. Titik balik perubahan Patch adalah saat suatu malam, Rudy, teman sekamarnya tidak bisa ke kamar mandi karena takut oleh tupai yang hanya ada di bayangannya (namanya saja orang gila). Rudy merasa bahwa di dalam kamarnya banyak tupai berkeliaran yang membuatnya tidak mau turun dari tempat tidur. Patch yang melihat kondisi ini, mencoba melihat dari sisi lain, dan berusaha “melayani” keluhan Rudy. Patch pun berakting seakan-akan memang ada banyak tupai di ruangan mereka, lalu mengeluarkan “pistol” (hanya tangannya yang dibentuk pistol) dan menembak tupai-tupai itu. “perang” pun terjadi melawan para “tupai”. Rudy yang merasa harus membantu teman sekamarnya, mulai turun dari kasur dan ikut berperang. Pada akhirnya, di bawah “perlindungan” Patch, Rudy berlari menuju kamar mandi untuk menuntaskan “tanggungan”nya. Patch pun tampak senang, dan ia merasa, dengan membantu Rudy, ia telah berhasil melupakan masalah-masalahnya!

Tidak puas sampai disana, Patch keluar dari rumah sakit jiwa itu, dan masuk ke Fakultas Kedokteran. Tujuannya terbesarnya adalah ingin menolong orang sebanyak mungkin. Patch membuat terobosan-terobosan yang tidak terduga, termasuk menyelinap ke rumah sakit untuk bertemu pasien-pasien disana (dalam peraturan fakultas, seorang mahasiswa baru bisa menghadapi pasien minimal tingkat 3). Patch berusaha membantu para pasien dengan menjadi teman baik mereka, memenuhi keinginan mereka, bahkan kalau perlu, menjadi badut yang siap menghibur mereka. Intinya, Patch ingin agar para pasien tidak berkonsentrasi pada penyakit yang dideritanya. Hal ini tentu mendapat tenangan dari Walcott, kepala rumah sakit yang sekaligus sebagai dekan tempat Patch kuliah. Menurut walcott, sangatlah tidak pantas jika seorang dokter harus sejajar, duduk sama rata dengan pasien. Apalagi menjadi teman mereka. Bagi Walcott, dokter adalah dokter, dan itulah yang dibutuhkan pasien, bukan seorang teman. Untungnya para perawat di rumah sakit itu, selalu senantiasa membantu Patch dalam melaksanakan misinya, karena mereka merasa terbantu dengan tingkah laku Patch.

Film yang dibintangi oleh Robin Williams dan Monica Potter ini mengajarkan kita akan pentingnya arti memberi yang terbaik dan berkorban untuk orang lain. Kata-kata Patch yang menurut saya cukup berkesan adalah,”Aku ingin sekali menjadi dokter. Karena itu aku kehilangan segalanya. Namun, karena itu pula aku mendapatkan segalanya…”. Luar biasa !!!

Read Full Post »