Feeds:
Posts
Comments

Archive for November 2nd, 2008

Balada “Calon Pengantin”

Hari itu adalah hari yang dingin…. tepatnya tanggal 3 Agustus 2008. Hari itu sekaligus menjadi hari yang menegangkan, karena hari itu dimulai proses pemilihan ketua KARISMA ITB untuk periode 28, yang bertempat di cijanggel. Malam tiba. dipanggillah para calon ketua yang sudah melewati berbagai proses verivikasi sebelumnya. Berbagai pertanyaan pun dilontarkan kepada para calon, hingga pada sebuah pertanyaan yang luar biasa…

“Apakah anda secara pribadi bersedia menjadi ketua KARISMA? jika tidak, sebutkan alasannya…”

“bersedia”

“bersedia”

“bersedia”

“tidak bersedia”

!!!!?

“Apa alasannya?” sang penanya heran

“dalam life plan saya, saya berencana menikah tingkat 3, dan sudah tertunda setahun. Saya berencana merealisasikannya di tingkat 4 kuliah saya, dan saya khawatir akan mendzholimi amanah saya saat saya menjabat dalam kondisi sudah menikah nantinya…”

spontan seisi ruangan kaget, mendengarkan pernyataan terbuka dan terang-terangan dari pembina yang satu ini, apalagi menyangkut hal yang cukup privasi.

Proses pun berlanjut, tanpa ada yang digugurkan, karena keputusan gugur atau tidaknya suatu calon adalah keputusan forum. Proses pemilihan berlangsung lama dan alot. Mulai setelah isya, hingga lewat subuh, ketua baru nelum terpilih. Setelah melalui proses eliminasi satu persatu, tinggallah dua orang calon yang tersisa, dan salah satunya adalah pemuda tadi…. uniknya, dua orang yang tersisa adalah dua orang yang sama-sama menyatakan tidak bersedia menjadi ketua!

Proses pemilihan antara dua calon ini tetap berlangsung sengit. Masing-masing kubu pendukung menyampaikan argumen masing-masing, dan tidak ada yang mau kalah. Dua orang calon yang tersisa hanya bisa duduk menunggu keputusan, hingga pimpinan sidang memanggil kedua calon tersebut…

“Mari kita tabayyun ke keduanya” kata sang pimpinan sidang…

“Akan saya tanyakan kembali, apakah anda bersedia menjadi ketua?”

kedua calon masih menyatakan tidak.

“Saya berencana menyegerakan untuk menikah, tingkat 4 sekarang” kata pemuda tadi menegaskan kembali.

“Lalu, jika forum memilih anda, apa rencana anda?” Tanya salah satu peserta forum.

“Ya… terpaksa, saya menunda rencana menikah saya setahun lagi…” Jawab sang pemuda.

Lewat proses tabayyun yang singkat, akhirnya calon satuna melunakkan diri, bersedia menjadi ketua, dan akhirnya terpilihlah Hari Solagratia Sinuhaji sebagai ketua KARISMA ITB periode 28 lewat kesepakatan forum, karena dari jawaban pada proses tabayyun, pendukung sang pemuda tadi melunakkan keinginannya.

Dan, pemuda itu, adalah saya…..

Dan akhirnya, saya tidak menjadi ketua KARISMA ITB….

19 Oktober 2008, Diadakan pemilihan ketua Fasilitator Club PAR Daarut Tauhiid. Lewat proses verifikasi, dan kesepakatan forum, saya pun menjadi salah satu diantara 3 calon ketua.

“Apakah anda bersedia menjadi Ketua FC (Fasilitator Club)?

“Tidak” jawab saya….

“Bisa ungkapkan alasannya?”

“Saya berencana untuk menikah dalam waktu dekat, dan proposal menikah saya sudah masuk seminggu lalu untuk diproses dengan seseorang. Saya khawatir akan mendzholimi amanah saya jika saya memegang amanah ketua dalam kondisi sudah berkeluarga nantinya”.

Pertanyaan yang sama pun diajukan kepada calon yang lain. Satu bersedia, dan satu lagi tidak. Namun karena suatu hal, yang bersedia pun tidak bisa menjadi ketua FC.

“Setuju jika akh Surya yang menjadi ketua” kata salah satu calon.

“Betul, setuju…” kata calon yang lain.

Sebagian besar peserta forum pun setuju untuk memilih saya sebagai ketua FC yang baru. Namun, saya tegaskan kembali bahwa saya akan menikah dalam waktu dekat, dan jawaban mereka…

“Tenang aja Kang Surya, kalo perlu, nanti pas walimahan, di tempat walimahnya kita pilih lagi ketua yang baru. Yang penting sekarang Kang Surya yang jadi ketua….” celetuk salah satu peserta forum.

“Ya, setuju!” balas peserta yang lain, dan peserta forum pun setuju secara bulat…. dan saya pun tidak dapat berkata apa-apa lagi…..

Heran, di KARISMA, rencana menikah yang realisasinya belum terlihat, bisa menjadi “senjata” saya untuk menolak jadi ketua. Tapi di FC, realisasinya yang sudah terlihat (proposal udah masuk seminggu gitu loh…) sama sekali tidak mempan….

fuh…. semoga Allah SWT memberiku kekuatan…..

Advertisements

Read Full Post »