<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Sang Pembelajar</title>
	<atom:link href="http://surya554sangtrainer.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 May 2009 23:38:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='surya554sangtrainer.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Sang Pembelajar</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://surya554sangtrainer.wordpress.com/osd.xml" title="Sang Pembelajar" />
	<atom:link rel='hub' href='http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Cinta (Episode 1)</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/05/27/cinta-episode-1/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/05/27/cinta-episode-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 May 2009 23:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=260</guid>
		<description><![CDATA[Suatu hari di suatu siang, seorang pemuda kaget bercampur heran, merasakan sebuah perasaan yang tak mampu didefinisikannya, baru pertama kali dirasakannya, dan perasaan itu begitu menggebu&#8230; Apa ini? kenapa ada perasaan seperti ini? pikir pemuda tersebut Setiap hari, setiap waktu, bahkan setiap detik perasaan itu selalu mengingatkannya pada sesosok wanita berjilbab yang manis, murah senyum, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=260&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Suatu hari di suatu siang, seorang pemuda kaget bercampur heran, merasakan sebuah perasaan yang tak mampu didefinisikannya, baru pertama kali dirasakannya, dan perasaan itu begitu menggebu&#8230;</p>
<p>Apa ini? kenapa ada perasaan seperti ini? pikir pemuda tersebut</p>
<p>Setiap hari, setiap waktu, bahkan setiap detik perasaan itu selalu mengingatkannya pada sesosok wanita berjilbab yang manis, murah senyum, dan ceria. Seorang gadis yang belum lama dikenalnya, bahkan akrab pun tidak!</p>
<p>Hari berganti hari, sang pemuda yang penasaran menunggu tiap siang di depan kelasnya saat jam pulang sekolah, menanti hadirnya sang gadis yang membuat perasaannya campur aduk, karena memang jalan di depan kelasnya selalu menjadi jalur pulang gadis tersebut. Dan benar! saat gadis itu lewat, perasaan sang pemuda makin tidak menentu. Sang pemuda tak bisa melepaskan pandangan ke arah gadis tersebut, sedetik pun! wajahnya yang manis, senyumnya yang menghadirkan ketentraman, serta penampilannya yang sederhana, telah mengalahkan hati sang pemuda yang selama ini keras seperti batu.</p>
<p>Pekan berganti pekan. Kesibukan sang pemuda dengan sang gadis yang sama-sama aktivis di sekolah, mau tidak mau membuat mereka saling kenal. Setiap bertemu, setiap berbicara dengannya, setiap berinteraksi, sang pemuda selalu berpikir, &#8220;apa yang dia rasakan tentang saya?&#8221;. Perasaan itu terus menghantui sang pemuda, hingga suatu hari, ia menemukan nama dari perasaan yang ia rasakan selama ini&#8230;</p>
<p>namanya adalah &#8220;Cinta&#8221;</p>
<p>Selama ini sang pemuda tidak pernah mengenal kata &#8220;Cinta&#8221; terhadap lawan jenis. Hatinya tidak pernah luluh, bahkan pernah berpikir untuk tidak menikah. Namun sang gadis menghancurkan segalanya, merubah pandangannya, membuatnya menjadi orang yang berbeda&#8230;</p>
<p>Bulan berganti bulan, perasaan sang pemuda terhadap sang gadis tercium oleh rekan-rekan pengajiannya. Rekan-rekannya berusaha mendekat kepada sang pemuda, mengingatkan agar mengelola perasaannya itu dengan benar sesuai ajaran Islam, namun sang pemuda selalu menyanggah, melakukan pembenaran-pembenaran, bahkan menyatakan akan &#8220;menembak&#8221; sang gadis. Masya Allah&#8230;. Cinta, berawal dari membuat sang pemuda bingung, kini cinta itu telah membutakan matanya, menggoyahkan keimanan yang selama ini telah lama dipupuk.</p>
<p>Sang pemuda mulai jauh dari lingkungan pengajiannya. Ia merasa tertekan dan tidak nyaman lagi dengan rekan-rekannya yang selalu mengingatkannya tentang perasaannya. Sang pemuda merasa rekan-rekannya sok tahu, tidak bisa mengerti perasaannya, dan terlalu berlebihan. Sampai akhirnya, suatu hari&#8230; sang pemuda benar-benar lepas dari pengajiannya, tidak pernah datang lagi.</p>
<p>Bulan berganti bulan, sang pemuda terus berupaya &#8220;menembak&#8221; sang gadis. Dicarinya segala info tentang sang gadis. Diperbanyak juga interaksi diantara mereka. Hal itu cukup mudah, karena saat itu mereka satu organisasi kesiswaan. Apalagi sang pemuda merupakan top managementnya. Sang pemuda tidak pernah patah semangat. Rekan-rekan pengajiannya dulu, tampak sudah lelah mengingatkan. Mereka hanya bisa berdo&#8217;a dan berdo&#8217;a semoga Allah SWT memberikan hidayah dan petunjuk kepada sang pemuda.</p>
<p>Akhirnya&#8230;</p>
<p>Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang, memang masih menyayangi sang pemuda. Dipersulitnya upaya sang pemuda untuk mendapatkan tujuannya. Semakin sang pemuda mendekat, semakin pula sang gadis menjauh. Hal itu berlangsung lama, hingga tiba-tiba, terlintas dari pikiran sang pemuda, &#8220;Jangan-jangan Allah gak Ridha dengan yang saya lakukan&#8230;&#8221;</p>
<p>Sang pemuda berpikir sejenak, merenung, muhasabah diri, namun tidak kunjung menemukan jawaban&#8230;</p>
<p>Hingga suatu hari, 14 Februari 2004, hari yang dikenal sebagai hari Valentine se-dunia.</p>
<p>Hari itu, Ekskul seni mengadakan lomba puisi bertema cinta. Sang pemuda pun tak mau kalah. Sang pemuda membuat puisi sebaik mungkin, dengan mengeluarkan segenap perasaannya. Begitu selesai lomba puisi, sang pemuda mendengar bahwa Rohis sekolah mengadakan pengajian bertema cinta juga.</p>
<p>Entah apa yang membuatnya tergerak, sang pemuda yang sudah tahu pasti bahwa yang disampaikan di sana pasti sesuatu yang bertentangan dengan keinginannya. Namun seakan kakinya tak bisa dibendung untuk melangkah menuju Masjid, hingga sang pemuda pun mengikuti pengajian yang diadakan&#8230;</p>
<p>Luar Biasa!</p>
<p>Pengajian itu begitu merasuk dalam hati sang pemuda. Sang pemuda menemukan makna cinta yang sesungguhnya, dan bagaimana sebenarnya Islam memandang cinta. Sang pemuda pun sadar, bahwa selama ini ia salah dalam memandang perasaannya dan memandang Islam itu sendiri.</p>
<p>Luar Biasa!</p>
<p>Allah SWT memberikan kelapangan hati pada sang pemuda untuk menerima sebanyak-banyaknya kebenaran yang disampaikan dalam pengajian tersebut.</p>
<p>Luar Biasa!</p>
<p>14 Februari 2004, hari Valentine, menjadi hari dimana sang pemuda mengikrarkan taubatnya!</p>
<p>Subhanallah&#8230;</p>
<p>5 tahun berlalu. Kini, sang pemuda menjadi da&#8217;i yang aktif menyebarkan dakwah Islam. Walau penuh keterbatasan ilmu, namun sang pemuda tersebut tidak pernah berhenti belajar dan selalu semangat untuk menjadi lebih baik, lebih dekat dengan Allah SWT.</p>
<p>Subhanallah&#8230;</p>
<p>Kini sang pemuda telah banyak menginspirasi orang lain tentang makna cinta. Berbekal pengalaman masa lalunya yang kelam, sang pemuda berjuang agar tidak ada yang mengalami hal serupa dengannya.</p>
<p>Dan kini&#8230; sang pemuda tengah berupaya&#8230; menjemput cinta sejatinya di dunia&#8230; sebuah cinta dari ikatan suci yang halal dan berkah, serta dicintai oleh Allah SWT&#8230;</p>
<p>(true story from my friend)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/260/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=260&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/05/27/cinta-episode-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Katak Gunung Ajaib</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/03/25/katak-gunung-ajaib/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/03/25/katak-gunung-ajaib/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 04:42:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=256</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah di suatu daerah terdapat sebuah gunung berkabut yang mengandung keajaiban. Setiap manusia yang berhasil mendaki hingga ke puncaknya, akan mendapatkan seorang jodoh yang luar biasa suatu hari kelak. Jika laki-laki, jodohnya akan sangat cantik. Jika wanita, jodohnya akan sangat tampan. Namun, hal itu dapat diraih dengan satu syarat ! yaitu selama pendakiannya sang pendaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=256&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah di suatu daerah terdapat sebuah gunung berkabut yang mengandung keajaiban. Setiap manusia yang berhasil mendaki hingga ke puncaknya, akan mendapatkan seorang jodoh yang luar biasa suatu hari kelak. Jika laki-laki, jodohnya akan sangat cantik. Jika wanita, jodohnya akan sangat tampan. Namun, hal itu dapat diraih dengan satu syarat ! yaitu selama pendakiannya sang pendaki tidak boleh sekalipun menginjak katak yang ada di sana !</p>
<p> </p>
<p>Suatu hari&#8230; 2 orang pemuda bernama Ali dan Adi mencoba menantang gunung itu&#8230;</p>
<p>bagaimana kisah selanjutnya? bagi yang bisa nebak&#8230; dapat hadiah&#8230; ucapan selamat dari saya&#8230; he he he <img src='http://s2.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/256/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=256&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2009/03/25/katak-gunung-ajaib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Iblis Terpaksa bertamu kepada Rasulullah SAW</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/19/iblis-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/19/iblis-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Dec 2008 02:05:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=252</guid>
		<description><![CDATA[dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas: Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba &#8211; tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku. &#8220; Rasulullah bersabda:&#8221;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221; Kami menjawab: &#8220;Allah dan rasulNya yang lebih tahu.&#8221; Beliau melanjutkan, &#8220;itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=252&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p><span>dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:</span></p>
<p><span>Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba &#8211; tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: &#8220;Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? sebab kalian akan membutuhkanku. &#8220;</span></p>
<p><span>Rasulullah bersabda:&#8221;Tahukah kalian siapa yang memanggil?&#8221;</span></p>
<p><span>Kami menjawab: &#8220;Allah dan rasulNya yang lebih tahu.&#8221;</span></p>
<p><span>Beliau melanjutkan, &#8220;itu iblis, laknat Allah bersamanya.&#8221;</span></p>
<p><span>Umar bin Khattab berkata: &#8220;izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah&#8221;</span></p>
<p><span>Nabi menahannya:&#8221;Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.&#8221;</span></p>
<p><span>Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapa 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.</span></p>
<p><span>Iblis berkata: &#8220;Salam untukmu Muhammad,&#8230; . salam untukmu para hadirin&#8230;&#8221;</span></p>
<p><span>Rasulullah SAW lalu menjawab: &#8220;Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?&#8221;</span></p>
<p><span>Iblis menjawab: &#8220;Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.&#8221;</span></p>
<p><span>&#8220;Siapa yang memaksamu? &#8220;</span></p>
<p><span>&#8220;Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata:<br />
&#8220;Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. .. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.&#8221;<br />
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.&#8221;</span></p>
<p><span>OrangYang Dibenci Iblis</span><span> </span></p>
<p><span>Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: &#8220;Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?&#8221;</span></p>
<p><span>Iblis segera menjawab: &#8221; Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa selanjutnya?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;lalu siapa lagi?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Orang Aliim dan wara&#8217; (Loyal)&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; Lalu siapa lagi?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Orangyang selalu bersuci.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa lagi?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;apa tanda kesabarannya?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8221; Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang &#8211; orang yang sabar.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Selanjutnya apa?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Orang kaya yang bersyukur.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;apa tanda kesyukurannya ?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya .&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Umar bin Khattab?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur. &#8220;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Usman bin Affan?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya .&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Ali bin Abi Thalib?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8221; Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.&#8221; (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)</span></p>
<p><span>Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis</span><span> </span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;aku merasa panas dingin dan gemetar. &#8220;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; Kenapa?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Jika seorang umatku berpuasa?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka .&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; Jika ia berhaji?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8221; Aku seperti orang gila. &#8220;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Jika ia membaca al-Quran?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; Jika ia bersedekah?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;mengapa bisa begitu? &#8220;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; apa yang dapat mematahkan pinggangmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;suara kuda perang di jalan Allah.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;taubat orang yang bertaubat.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; apa yang dapat membakar hatimu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8221; istighfar di waktu siang dan malam.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang dapat mencoreng wajahmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;sedekah yang diam &#8211; diam. &#8220;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang dapat menusuk matamu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Shalat fajar.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang dapat memukul kepalamu? &#8220;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Shalat berjamaah .&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang paling mengganggumu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Majelis para ulama.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; bagaimana cara makanmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;dengan tangan kiri dan jariku.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;dimanakah kau menaungi anak &#8211; anakmu di musim panas?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;di bawah kuku manusia.&#8221;</span></p>
<p><span>Manusia Yang Menjadi Teman Iblis</span></p>
<p><span>Nabi lalu bertanya : <strong><span>&#8220;Siapa temanmu wahai Iblis?&#8221;</span></strong></span></p>
<p><span>&#8220;Pemakan riba.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa sahabatmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Pezina.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa teman tidurmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Pemabuk..&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa tamumu? &#8220;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Pencuri.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa utusanmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Tukang sihir.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Apa yang membuatmu gembira?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Bersumpah dengan cerai.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8221; Siapa kekasihmu? &#8220;</span></strong></p>
<p><span>&#8221; Orangyang meninggalkan shalat jumaat&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa manusia yang paling membahagiakanmu? &#8220;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.&#8221;</span></p>
<p><span>IblisTidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas</span></p>
<p><span>Rasulullah SAW lalu bersabda : &#8220;Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu.&#8221;</span></p>
<p><span>Iblis segera menimpali:&#8221; tidak , tidak&#8230; tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir..<br />
Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku.<br />
Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua.<br />
Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, </span><span>kecuali hamba Allah yang ikhlas</span><span>.&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. </span><span>Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku</span><span>.&#8221;</span></p>
<p><span>Iblis Dibantu oleh 70.000 anak &#8211; anaknya</span></p>
<p><span>Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.</span></p>
<p><span>Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak &#8211; anak muda, sebagian untuk menganggu orang &#8211; orang tua, sebagian untuk menggangu wanta &#8211; wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.</span></p>
<p><span>Aku punya anak ynag suka </span><span>mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah</span><span>. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.</span></p>
<p><span>aku punya anak yang suka </span><span>menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus</span><span>.</span></p>
<p><span>Aku punya anak yang senang </span><span>berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus</span><span>.</span></p>
<p><span>Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.</span></p>
<p><span>Syaithan juga berkata,&#8221;keluarkan tanganmu&#8221;, lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.</span></p>
<p><span>mereka, anak &#8211; anakku seleu meyusup dan berubah ari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.</span></p>
<p><span>Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa</span><span>.</span></p>
<p><span>Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.</span></p>
<p><span>Cara Iblis Menggoda</span></p>
<p><span>Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?</span></p>
<p><span>Akulah mahluk pertama yang berdusta.</span></p>
<p><span>Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.</span></p>
<p><span>Tahukah kau Muhammad?</span></p>
<p><span>Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar &#8211; benar menasihatinya. ..</span></p>
<p><span>Sumpah dusta adalah kegemaranku.</span></p>
<p><span>Ghibah(gosip) dan Namimah(Adu domba) kesenanganku.</span></p>
<p><span>Kesaksian palsu kegembiraanku. ..</span></p>
<p><span>Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. sebab barang siapa membiasakan dengan kata &#8211; kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak &#8211; anak zina dan ia masuk neraka hnaya karena satu kalimat, CERAI.</span></p>
<p><span>Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka </span><span>mengulur ulur shalat</span><span>. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.</span></p>
<p><span>Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya &#8216;lihat kiri dan kananmu&#8217;, iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan &#8216;shalatmu tidak sah&#8217;</span></p>
<p><span>Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.</span></p>
<p><span>Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.</span></p>
<p><span>jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.</span></p>
<p><span>Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai&#8230;</span></p>
<p><span>Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.</span></p>
<p><span>Dan iapun semakin taat padaku.</span></p>
<p><span>Kebahagiaan apa untukmu, sedanga aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, &#8216;kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.&#8217;</span></p>
<p><span>Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam kemurkaan.</span></p>
<p><span>Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.</span></p>
<p><span>Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?&#8221;</span></p>
<p><span>10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT</span></p>
<p><strong><span>&#8220;berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;10 macam&#8221;</span></p>
<p><strong><span>&#8220;apa saja?&#8221;</span></strong></p>
<p><span>&#8220;aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman, &#8220;berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.&#8221; (QS Al-Isra :64)</span></p>
<p><span>Harta yang tidak dizakatkan</span><span>, aku makan darinya. akujuga makan dari makanan </span><span>haram</span><span> dan yang bercampur dengan </span><span>riba</span><span>, aku juga makan dari </span><span>makanan yang tidak dibacakan nama Allah. </span></p>
<p><span>Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.</span></p>
<p><span>aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang </span><span>menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal</span><span>.</span></p>
<p><span>aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.</span></p>
<p><span>aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.</span></p>
<p><span>Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.</span></p>
<p><span>Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.</span></p>
<p><span>Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.</span></p>
<p><span>Allah berfirman, &#8220;Orang &#8211; orang boros adalah saudara  &#8211; saudara syaithan. &#8221; (QS Al-Isra : 27)</span></p>
<p><span>Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.</span></p>
<p><span>dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.</span></p>
<p><span>Allah menjawab, &#8220;silahkan&#8221;, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.</span></p>
<p><span>Iblis berkata : &#8220;wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.&#8221;</span></p>
<p><span>jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun.</span></p>
<p><span>sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.</span></p>
<p><span>jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.</span></p>
<p><span>kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.</span></p>
<p><span>Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya. dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.</span></p>
<p><span>Rasulullah SAW lalu membaca ayat :&#8221;mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT &#8221; (QS Hud :118 &#8211; 119)<br />
juga membaca, &#8221; Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku&#8221; (QS Al-Ahzab : 38)</span></p>
<p><span>Iblis lalu berkata: &#8221; wahai Rasul Allah takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin pendudk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk &#8211; mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong.&#8221;</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/252/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=252&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/19/iblis-terpaksa-bertamu-kepada-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Proyek &#8220;Prambanan&#8221;</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/16/proyek-prambanan/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/16/proyek-prambanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2008 08:09:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Momen Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=247</guid>
		<description><![CDATA[Kisah ini sudah cukup lama, bahkan saya lupa tanggalnya&#8230;. Kisah ini bermula dari sebuah sms permintaan bantuan untuk mempersiapkan stand KTA di acara PKS yang diadakan di GOR Bandung. Sabtu malam, saya sampai di DPD PKS Bandung, Jln Kinanti no.7. Di sana sudah ada Kang Hartanto sebagai penanggung jawab stand KTA di acara besok, dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=247&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kisah ini sudah cukup lama, bahkan saya lupa tanggalnya&#8230;.</p>
<p>Kisah ini bermula dari sebuah sms permintaan bantuan untuk mempersiapkan stand KTA di acara PKS yang diadakan di GOR Bandung. Sabtu malam, saya sampai di DPD PKS Bandung, Jln Kinanti no.7. Di sana sudah ada Kang Hartanto sebagai penanggung jawab stand KTA di acara besok, dan Kang Pras yang juga datang dengan kepentingan yang sama&#8230;.</p>
<p>KTA-nya keren lho&#8230;. model ATM. Seperti ini nih (ini model contohnya):</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-249" title="kartu-anggota-konvert-coy" src="http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/12/kartu-anggota-konvert-coy.jpg?w=500&#038;h=603" alt="kartu-anggota-konvert-coy" width="500" height="603" /></p>
<p>Beberapa hal coba disiapkan, mulai dari bahan KTA, pembuatan kuitansi penerimaan KTA, sampai dengan latihan mencetak KTA !!! jadi kita cetak sendiri&#8230; manual !</p>
<p>Kang Hartanto mulai memberi komando&#8230;</p>
<p>&#8220;Surya bikin kuitansi ya&#8230;, Pras siapin alat dan bahan&#8221;</p>
<p>&#8220;Emang cetaknya nanti pake apa kang?&#8221; tanya saya.</p>
<p>&#8220;Tuh alatnya&#8230;&#8221; Kang Har -begitu saya akrab memanggil beliau- menunjuk ke arah sudut ruangan. wow, ini alat yang biasa saya lihat di tempat fotokopi&#8230;. buat laminating&#8230;.</p>
<p>&#8220;Yang ini buat laminanting, nah motongnya pake ini&#8230;&#8221; Kang Har menunjukkan alat pemotong berwarna hijau yang kecil namun ukurannya benar-benar tidak mencerminkan beratnya. Wah, cara tradisional&#8230;. gak canggih! maklum lah&#8230; PKS kan gak punya banyak duit&#8230; namanya juga PKS, Partai Kantong Sendiri ^_^ he he he&#8230;.</p>
<p>Setelah salat Isya, saya coba selesaikan pembuatan nomor urut dan kuitansi penerimaan KTA serta papan nama stand. Setelah itu, masalah baru muncul. Bagaimana masalah pendataannya nanti ?! Sistem databasenya belum ada !</p>
<p>&#8220;Siapa kira-kira Sur, yang bisa nih&#8230; bikin database buat besok?&#8221; Tanya Kang Pras&#8230;.</p>
<p>Kami berpikir&#8230;. berpikir&#8230; menimang-nimang&#8230; mencari nama&#8230;.</p>
<p>AHA&#8230;!!!!</p>
<p>&#8220;Panggil Roni!&#8221;</p>
<p>Nur Roni Dinurrohman, mahasiswa Teknik Informatika Unpas 2005, teman kami di Karisma, terbesit dalam benak kami. Kami telepon dan beliau menyanggupi&#8230;. Alhamdulillah&#8230;.</p>
<p>Malam hari semakin larut&#8230;. kami pun bagi tugas. Kang Pras dan Roni menyelesaikan sistem database (bayangkan, malam di atas jam 9 baru dibuat dari nol! pake SQL). Saya dan Kang Har mencoba alat-alat berat untuk membuat KTA. Prosesnya sebenarnya cukup sederhana. Kita print di kertas khusus sesuai kebutuhan, kita tempelkan pada kertas khusus yang lainnya.  Masukkan ke mesin laminating. Setelah itu, keluar satu kertas besar yang berisi sekian KTA. Tinggal dipotong deh di alat potong&#8230; Tapi namanya pemula&#8230; biar besok nggak gagal, harus latihan berkali-kali&#8230;.</p>
<p>Malam itu menjadi malam lembur yang sama sekali tidak direncanakan. Banyak kejadian yang terjadi. Bermula dari kertas yang kusut saat dimasukkan ke dalam mesin laminating. Hal ini membuat saya dan Kang Har harus membongkar mesin itu. Padahal kami belum pernah sama sekali melakukannya. PRANG! begitu kami buka, beberapa komponen di dalamnya jatuh berserakan&#8230;. GLEK&#8230; gimana nih&#8230;. mesin cuma satu, waktu tinggal kurang dari 8 jam lagi&#8230; Kalau mau beli alat baru, uang tidak ada, toko tidak mungkin buka&#8230;. (saat itu sekitar jam 1 pagi). Hwa&#8230;!!! bagaimana ini!!!</p>
<p>Kami mencoba bersabar, merenung, memperhatikan isi mesin itu sedikit-demi sedikit&#8230;. mencoba menerka-nerka letak dan fungsi beberapa komponen yang jatuh berserakan tadi. Jumlah komponen berserakan yang cukup banyak membuat saya dan Kang Har cukup kewalahan. Coba pasang sini, bongkar situ, pasang situ, bongkar sini, salah, salah, salah lagi&#8230;.. Maklum lah&#8230;. Saya dan Kang Har gak ada yang pernah belajar sebagai tukang fotokopi&#8230;. basic kami juga bukan masalah memperbaiki yang beginian&#8230; (Saya Teknik Industri 2005, Kang Har Fisika 1991, ITB semua)&#8230;</p>
<p>Sementara itu, di tempat Roni dan Kang Pras, terjadi kekacauan yang sama. Sistem database yang proses pembuatannya rumit membuat mereka mengucurkan keringat yang tidak sedikit. Masalahnya sudah H-sekian jam, dan harus diburu! Roni yang membuat SQL-nya dibuat kewalahan dengan sistemnya yang beberapa kali tidak cocok dengan codingnya.</p>
<p>Kembali ke tim &#8220;percetakan&#8221;. Kami masih mengotak-atik alat itu selama beberapa jam&#8230;. setelah melewati proses yang begitu susah payah, samapi harus memperlajari seluk beluk isi dan fungsi tiap komponen di mesin laminating, akhirnya kami berhasil! mesinnya bekerja kembali dengan baik! alhamdulillah&#8230;.</p>
<p>Latihan bisa kami lanjutkan&#8230; ya&#8230; latihan mencetak kartunya&#8230;. sampai pagi, kami salat subuh berjama&#8217;ah di masjid dekat DPD. Setelah itu, semua peralatan kami siapkan di ruang tengah untuk diangkut ke mobil. Kami berangkat ke GOR Bandung dalam kondisi semalam suntuk tidak tidur&#8230; fuh&#8230; jihad memang berat kawan&#8230;.</p>
<p>Sesampainya di GOR, saya selaku tim pendahulu mulai menyusun stand KTA, memasang papan nama, mengatur meja, posisi laptop, dsb. Stand KTA berada di lapangan parkir GOR, di luar gedung. Seperti biasanya pada acara-acara PKS, di lapangan luar banyak berkumpul stand-stand yang menjual produk-produk partai dan buku-buku serta kaset dan CD islami. Kerja kami pun dimulai. Banyak kader berdatangan ke stand kami, mengantri untuk dibuatkan KTA. KTA yang sekarang modelnya baru, lebih keren, lebih awet, seperti model ATM. Satu-persatu kami ambil fotonya. Di tengah proses, masalah baru muncul&#8230; printernya macet !</p>
<p>Dari pagi sampai menjelang siang kami sibuk dengan usaha memperbaiki printer. Cukup aneh, karena printer itu adalah printer yang kami pakai untuk latihan di DPD. Begitu printer bisa, hasil yang keluar belepotan&#8230;. hweh&#8230;. piye iki rek&#8230;. Saat siang, banyak kader-kader yang datang meminta hasil KTA-nya, dan dengan permohonan maaf belum bisa kami selesaikan. Akhirnya, kami kembali tanpa mencetak satu KTA pun&#8230; hiks&#8230;.</p>
<p>Beberapa minggu berselang, banyak kawan-kawan yang menanyakan kepada saya hasil KTA-nya. Belum&#8230; jawab saya. Suatu hari saya konfirmasi ke Kang Har, katanya sudah 60 % jadi&#8230; alhamdulillah&#8230;</p>
<p>&#8220;Kalo bagian saya gimana, Kang?&#8221; tanya saya&#8230;. &#8220;bagian&#8221; maksudnya KTA lho&#8230; bukan duit&#8230;.</p>
<p>&#8220;Datang aja sendiri ke DPD, print sendiri, cetak sendiri, kan udah bisa&#8221; jawab Kang Har&#8230;</p>
<p>&#8220;Ok kang&#8230;&#8221;</p>
<p>beberapa hari berselang, saya bertanya ke Kang Har, kapan saya bisa ke DPD buat mencetak sendiri KTA saya&#8230;.</p>
<p>&#8220;Kapan aja boleh, tapi sur, afwan&#8230; bahan KTA yang kemarin sudah habis&#8230;. dan sepertinya tidak akan beli lagi&#8230;. jadi kalaupun surya cetak KTA, modelnya sudah bukan seperti yang kemarin lagi, tapi model lama&#8230;.&#8221;</p>
<p>Model lama&#8230;. yang di kertas terus dilaminating&#8230;. hu&#8230;. hiks&#8230;. gak jadi deh punya KTA model ATM&#8230;.</p>
<p>hiks&#8230;.</p>
<p>By The Way, walaupun penuh kegagalan, semoga Allah menilai usaha kami dengan Ridha-Nya&#8230;. amin&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/247/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=247&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/16/proyek-prambanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/12/kartu-anggota-konvert-coy.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kartu-anggota-konvert-coy</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menjaga Lisan</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/menjaga-lisan/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/menjaga-lisan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 15:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh kita wajib berlindung kepada Allah dari bahaya lidah kita,karena tanpa pertolongan-Nya mustahil kita bisa mengendalikan lidah kita dalam berbicara terutama kita kaum wanita.Berbicara memang enak,semakin manis apalagi membahas masalah yang tidak ada habisnya dari awal hingga akhir.Tanpa disadari lidah telah mendorong kita dalam kemaksiatan yang dimurkai-Nya. Berapa banyak kita temukan seorang yang bertengkar hebat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=243&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">Sungguh kita wajib berlindung kepada Allah dari bahaya lidah kita,karena tanpa pertolongan-Nya mustahil kita bisa mengendalikan lidah kita dalam berbicara terutama kita kaum wanita.Berbicara memang enak,semakin manis apalagi membahas masalah yang tidak ada habisnya dari awal hingga akhir.Tanpa disadari lidah telah mendorong kita dalam kemaksiatan yang dimurkai-Nya.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Berapa banyak kita temukan seorang yang bertengkar hebat karena dari bahaya lidah,terputusnya sillahturahim,perceraian antara suami &amp; istri, salah faham,bermusuhan,tidak saling menegur, saling membenci, dan masih banyak lagi yang tidak mungkin kita tampilkan disini.</p>
<p class="MsoNormal">Maksiat lisan (lidah)ini adalah makanan (kebiasaan) manusia, karena demikian mudah dan cepatnya ia terlontarkan dari mulut seseorang. Coba ukhti simak dalam hadits Shahih berikut ini:</p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Orang-orang yang dijerumuskan kedalam neraka, hanyalah karena akibat perbuatan lidah mereka&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">(HR.Tirmidzi No.2619 dalam kitab Al-Iman, Musnad Imam Ahmad 7/231, dan Tirmidzi berkata hadits ini hasan Shahih)</p>
<p class="MsoNormal">Dan hadits lain yang berbunyi:</p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata benar atau diam&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">(HR.Bukhari 10/373 kitab Al-Adab,Muslim hadits No.47, Musnad Imam Ahmad 4/31)</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Bila kita perhatikan 2 hadits diatas maka akan kita dapati betapa besarnya bahaya lidah ini yang dapat mengakibatkan seorang hamba tercebur kedalam neraka karena itulah Rasulullah mendidik kita agar dalam segala hal kita berkata yang haq (benar) bila tidak bisa maka kita dianjurkan untuk diam. Agar selamat dunia dan akhirat kita.</p>
<p class="MsoNormal">Mengapa demikian ukhti? karena lidah adalah ibarat altar sebuah lapangan dalam kebaikan dan keburukan. Orang yang melepaskannya dan tidak menjaganya dengan kendali ajaran syariat, akan digiring oleh setan menuju jalan-jalan kebinasaan dan hasilnya adalah keneraka. Kesempurnaan lidah adalah menahan diri dari ucapan-ucapan sampah, hanya berbicara untuk kebaikan karena lisan tidak dapat dipercaya sepenuhnya dan bahaya yang ditimbulkan amat besar , maka kebanyakan orang dizaman kita sekarang ini telah terkena musibah lisan.</p>
<p class="MsoNormal">Ya,&#8230;musibah lisan..</p>
<p class="MsoNormal">Yang sudah terlanjur menjadi bumbu dan santapan dalam majelis-majelis mereka, seperti gosip, dusta, ghibah, debat kusir,adu argumnetasi, memperbincangkan kebatilan,bertengkar mengobral ucapan-ucapan sampah, menambal sulam berita (agar lebih nikmat didengar), membangga-banggakan diri untuk berhibur atau menyindir orang lain, menyebarkan ucapan orang banyak (ibarat iklan sabun), mencaci orang yang dibenci dan menganggap suci orang yang disukai, membongkar rahasia dan sejenisnya.Kuatnya dorongan bicara ditambah dengan lidah yang memang tidak bertulang, maka kesabaran kita menjadi lemah,Oleh sebab itu harus selalu kita ingat sabda Nabi kita Shalallahu alihi wassalam:</p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Peliharalah lisanmu ini&#8221;</p>
<p class="MsoNormal">(HR.Tirmidzi no.2169 , hasan Shahih )</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Ukhti muslimah,&#8230;kita sering mendapatkan orang yang demikian wara&#8217;nya (hati-hati) dalam menjaga dirinya dari barang haram,seorang wanita muslimah yang telah terhijabi tubuhnya dengan jilbab akan tetapi ia tidak bisa menahan diri dari lisannya, sembarangan berbicara termasuk yang tergolong dalam dosa-dosa besar, seperti ghibah, mengadu domba (namimah), menyebar gosip, ngerumpi dan lain-lain.</p>
<p class="MsoNormal">Demikian pula juga halnya bila membicarakan penafsiran Al-Qur&#8217;an atau menyebutkan hadits Rasulullah, demikian mudahnya lisan berbicara tanpa ilmu, padahal Allah telah memperingati kita dalam firman-Nya:</p>
<p class="MsoNormal">&#8220;Dan, janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan(ilmu) tentangnya.Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya&#8221; (Al-Isra&#8217; ayat 36)</p>
<p class="MsoNormal">Jadi, dari pembahasan diatas kita menyadari betapa wajibnya kita menjaga lisan ini agar selalu berada dalam keridha&#8217;an-Nya. Ukhti Muslimah&#8230;apalagi yang kita tunggu? secepatnya kita bangkit dan membenahi diri kita untuk menata lidah kita ini sehingga kita menjadi hamba-Nya yang selamat di dunia dan akhirat. Amin&#8230;shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita yang demikian sayangnya kepada ummatnya ini agar tidak terjerumus dari hal-hal yang dimurkai-Nya.Semoga Allah Ta&#8217;ala senantiasa menjaga dan melindungi lisan kita karena semuanya tak lepas dari taufik dan bimbingan-Nya. Wallahu&#8217;alam bisshawab.</p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal">Bahan Maraji&#8217;:</p>
<p class="MsoNormal">Hiburan Bagi Orang Yang Tertimpa Musibah, Muhammad Al-Hambali, 272-275, Darul Haq, Juni 2001M</p>
<p class="MsoNormal">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/243/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=243&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/menjaga-lisan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesta Sate di Rumah Jaka</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/pesta-sate-di-rumah-jaka/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/pesta-sate-di-rumah-jaka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Dec 2008 14:40:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Momen Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=240</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bro&#8230; malam bujang lagi yuk di rumah Jaka&#8230; pesta sate!!!&#8221; Begitulah bunyi SMS yang masuk pada HP saya malam itu, dua hari setelah Idul Adha&#8230;. Saat itu, saya sedang ada di rumah kost bersama Yahdi yang berencana menginap. &#8220;Ditunggu di Madtari&#8230; kita berangkat dari sini&#8230; cepetan!!!&#8221; bunyi SMS yang kembali masuk dari Rihan. &#8220;Jemput aja [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=240&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Bro&#8230; malam bujang lagi yuk di rumah Jaka&#8230; pesta sate!!!&#8221;</p>
<p>Begitulah bunyi SMS yang masuk pada HP saya malam itu, dua hari setelah Idul Adha&#8230;.</p>
<p>Saat itu, saya sedang ada di rumah kost bersama Yahdi yang berencana menginap.</p>
<p>&#8220;Ditunggu di Madtari&#8230; kita berangkat dari sini&#8230; cepetan!!!&#8221; bunyi SMS yang kembali masuk dari Rihan.</p>
<p>&#8220;Jemput aja kami disini&#8230;. kalo kami kesana lama, pake angkot, terus jalan kaki lagi&#8230;&#8221; balas saya.</p>
<p>&#8220;OK&#8230;. kita kesana&#8221; balas Rihan Lagi.</p>
<p>Beberapa menit kemudian, datanglah Rihan bersama Husna, menjemput kami berdua. Tidak lama setelah itu, kamipun berangkat ke rumah Jaka, yang selama ini menjadi &#8220;markas&#8221; kami.</p>
<p>Di rumah Jaka, Kami bagi-bagi tugas. Ada yang menusuk daging dengan tusuk sate, ada yang menyiapkan tungku pembakaran, ada yang cuma bengong melihat&#8230; (nah loh&#8230;). Total jumlah daging yang tersedia ada sekitar 30an tusuk sate. Semua siap, tinggal dibakar!!!</p>
<p>&#8220;Sur&#8230; kamu kan dari surabaya&#8230; deket tuh ama madura&#8230;&#8221; celetuk Jaka. Yah&#8230;. langsung ketangkep maksudnya supaya saya yang ngipasin sate yang dibakar, ala tukang sate madura gituh&#8230;. saya sih ayo aja&#8230;</p>
<p>Pembakaran dimulai dengan menuangkan minyak, syur&#8230;. segar&#8230;.. nyalakan apinya&#8230; bush&#8230;.! gedhe banget!</p>
<p>&#8220;minyaknya kebanyakan sur!&#8221; kata Jaka. Yah&#8230; namanya juga pemula&#8230;</p>
<p>Api yang terlalu besar membuat hasil pembakaran awal gosong! bahkan ada yang tusuk satenya putus gara-gara apinya terlalu panas. Putus karena terbakar maksudnya&#8230;. Alhamdulillah&#8230; lama kelamaan hasilnya makin baik&#8230; itung-itung modal kerja nanti kalo belum dapet kerjaan&#8230; he he&#8230;</p>
<p>Begitu selesai&#8230; pesta dimulai !!!! kami bagi satenya, kami ambil nasinya&#8230; tersedia dua piring untuk 5 orang.</p>
<p>&#8220;Rihan sepiring ama Surya aja&#8230;. sama-sama jagoan makan&#8221; Kata Jaka dan Yahdi. Husna seperti biasa, mengangguk setuju aja&#8230;. Satu piring untuk Yahdi, Husna dan Jaka, satu piring untuk saya dan Rihan&#8230;</p>
<p>nyam&#8230;nyam&#8230; hm&#8230;. wow&#8230; gule kambing tiba! menunya tambah lagi&#8230;. wah&#8230; alhamdulillah&#8230;</p>
<p>-ti&#8230;.t- (sensor, ntar pada ikut laper lagi)</p>
<p>Fuh&#8230;. habis&#8230;</p>
<p>&#8220;Mau bakar lagi nggak? ronde 2&#8230; masih ada lho!&#8221;</p>
<p>&#8220;Bakar!!!&#8221;</p>
<p>Pembakaran daging ronde 2 dimulai. Teknisnya sama, hanya saja jumlahnya lebih sedikit. Begitu sudah jadi, kami memakannya tanpa nasi, karena khawatir kenyang.</p>
<p>Agenda berikutnya&#8230; tidur..! kamipun menginap di rumah Jaka, menikmati indahnya malam, demi menyimpan energi untuk aktivitas esok hari&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/240/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=240&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/11/pesta-sate-di-rumah-jaka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surya VS Sapi</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/09/surya-vs-sapi/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/09/surya-vs-sapi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 03:25:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Momen Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah arena matador Indonesia ! Bertempat di lapangan samping SMAN 1 Bandung&#8230;. Berawal dari prosesi pemotongan hewan qurban dengan damai&#8230;. karena yang dipotong awal2 adalah domba dan kambing. Gampang ngatasinnya! satu&#8230;. dua&#8230;. sekian domba&#8230;.. saya bahkan kebagian mem&#8221;bantai&#8221; 3 ekor domba&#8230; wow! pengalaman yang mengesankan untuk seorang pemula!!! &#8220;Sekarang sapi pak yang dipotong&#8230;&#8221; Ditariklah sapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=235&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah arena matador Indonesia !</p>
<p>Bertempat di lapangan samping SMAN 1 Bandung&#8230;.</p>
<p>Berawal dari prosesi pemotongan hewan qurban dengan damai&#8230;. karena yang dipotong awal2 adalah domba dan kambing. Gampang ngatasinnya!</p>
<p>satu&#8230;. dua&#8230;. sekian domba&#8230;..</p>
<p>saya bahkan kebagian mem&#8221;bantai&#8221; 3 ekor domba&#8230; wow! pengalaman yang mengesankan untuk seorang pemula!!!</p>
<p>&#8220;Sekarang sapi pak yang dipotong&#8230;&#8221;</p>
<p>Ditariklah sapi satu ekor menuju &#8220;lubang buaya&#8221;. Awalnya sang sapi menurut saja. begitu dekat dengan wilayah eksekusi&#8230;. sang sapi mulai memberontak. Kaki menendang-nendang&#8230;. kepala menggeliat-geliat&#8230;. sang sapi berlari ke arah kerumunan seakan mau menanduk warga yang sedang berkumpul&#8230;. (padahal tanduknya kecil ke arah belakang&#8230; sombong amat tuh sapi!).</p>
<p>&#8220;Pegang talinya pak!&#8221;</p>
<p>para pahlawan pemberani mulai berlari menuju sapi yang hiperaktif itu. satu-persatu memegang tali yang sudah diikatkan di kaki sang sapi. para superhero ini berlari kesana kemari, menghindari tatapan sang sapi. Saat sang sapi menoleh ke arah salah satu dari para jagoan, mereka berlari ke arah samping. Sang sapi pun sempat berhasil melepaskan diri, hingga tangan salah satu jagoan terluka akibat gesekan tali tambang yang dipegangnya hingga terlepas karena kalah dengan tenaga sapi. Para jagoan pun mengejar, menyudutkan sapi tersebut, berkejar-kejaran diantara pohon yang ada. Begitu terus hingga sang sapi mulai lelah.</p>
<p>&#8220;Tahan kepalanya !&#8221;</p>
<p>&#8220;Silangkan talinya !&#8221;</p>
<p>&#8220;Tarik !!!!!&#8221;</p>
<p>Sang sapi jatuh tersungkur, sambil meronta-ronta&#8230;.</p>
<p>&#8220;SURYA !!!! DUDUK !!!!&#8221;</p>
<p>Salah satu jagoan, yang tangannya terluka tadi, langsung duduk di atas tubuh sang sapi, membuat sang sapi makin tidak berkutik, sehingga yang lainnya leluasa memasang kayu pada kaki sang sapi dan mengikatnya pada kaki sapi. Jagoan yang duduk di atas sapi tadi terus bertarung dengan sapi yang meronta. Sang jagoan bagaikan merasakan gempa dasyat merasakan tubuh sang sapi yang bergoyang-goyang memberontak. Akhirnya setelah beberapa lama, sang sapi menyerah dan pasrah akibat lelah, dan dimulailah pembantaian yang sudah ditunggu-tunggu&#8230;..</p>
<p>Untuk beberapa sapi kedepan, jagoan tadi terus mendapatkan peran yang sama, menduduki sapi !</p>
<p>&#8220;Untung ada Surya, kalo enggak, bisa pada lari tuh semua sapi&#8230;!&#8221; Komentar salah satu panitia&#8230;</p>
<p>&#8220;Kalo Surya udah duduk, KO lah sapinya, tinggal diinjak beres !&#8221; Komentar panitia yang lain&#8230;</p>
<p>&#8220;Sur, aku benar2 tidak menyesal membawamu kesini&#8230;.&#8221; Kata salah seorang sahabat saya yang mengajak saya jadi panitia&#8230;.</p>
<p>Tampaknya, untuk beberapa tahun kedepan, Jagoan ini akan menjadi langganan untuk tugas yang sama&#8230;</p>
<p>&#8220;MENDUDUKI SAPI&#8221;</p>
<p>-Idul Adha 2008-</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/235/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=235&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/09/surya-vs-sapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sentuh Hati Mad&#8217;umu</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/sentuh-hati-madumu/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/sentuh-hati-madumu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 15:02:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=229</guid>
		<description><![CDATA[Pada dasarnya, setiap manusia, sejahat apapun ia, pasti menyimpan potensi kebaikan dalam, dirinya. Baik itu perampok, pembunuh, dsb. Karena pada dasarnya, manusia dilahirkan dengan fitrah senang dengan kebaikan. Jadi, setiap manusia mempunyai potensi untuk menjadi obyek dakwah kita. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana memperbesar pengaruh kebaikan itu dalam hatinya sehingga sedikit demi sedikit mengurangi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=229&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Pada dasarnya, setiap manusia, sejahat apapun ia, pasti menyimpan potensi kebaikan dalam, dirinya. Baik itu perampok, pembunuh, dsb. Karena pada dasarnya, manusia dilahirkan dengan fitrah senang dengan kebaikan. Jadi, setiap manusia mempunyai potensi untuk menjadi obyek dakwah kita. Yang perlu kita lakukan adalah bagaimana memperbesar pengaruh kebaikan itu dalam hatinya sehingga sedikit demi sedikit mengurangi kadar keburukannya. Karena itulah perintah Allah SWT adalah <em>amar ma`ruf nahi munkar. </em>Amar ma`ruf yang didahulukan, baru nahi munkar. Bukan nahi munkar baru amar ma`ruf. Maka sangat salah tindakan da`i-da`i yang terlalu terburu-buru mengatakan ini dan itu haram, pengikutnya masuk neraka, dsb. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Yang perlu dilakukan oleh seorang da`i adalah, memberikan pemahaman terlebih dahulu, memperbaiki sisi aqidahnya, menyentuh hatinya dengan nilai-nilai kebaikan dan biarkan sang obyek dakwah merasakan sendiri indahnya nilai-nilai kebaikan itu. Seorang da`I yang baik adalah da`I yang mengubah karakter, bukan sekedar mencegah keburukan yang sifatnya hanya sementara saja. Contohnya, jika ada teman kita yang merokok, saat kita melarangnya, kemungkinan akan terjadi 2 hal, dia akan merokok lagi di lain kesempatan, dan dia akan membenci kita sehingga kita makin jauh dari obyek dakwah kita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Kebanyakan da`i-da`I yang masih baru begitu bersemangat, lepas kendali dan melihat seorang pendosa pada keburukan-keburukan terlebih dahulu. Seharusnya, kita perlu mengedepankan nilai-nilai kebaikan pada orang itu sehingga kita bisa melihat potensi kebaikan yang ada pada orang tersebut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;text-indent:18pt;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Bagaimana cara kita melihat potensi kebaikan obyek dakwah kita? Gunakan hati, dan sentuh hati obyek dakwah kita dengan kemurnian hati kita. Karena hati hanya dapat disentuh dengan hati juga. Dua <span> </span>langkah jitu untuk dapat memurnikan hati demi menyentuh hati obyek dakwah kita:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;"><span>1.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Luruskan niat hanya karena Allah SWT</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;"><span>2.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Hilangkan segala prasangka buruk terhadap obyek dakwah kita</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;">Selamat berdakwah… selamat menyentuh hati obyek dakwah….</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/229/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=229&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/sentuh-hati-madumu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Untukmu Aktivis Dakwah&#8230;</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/untukmu-aktuvis-dakwah/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/untukmu-aktuvis-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Dec 2008 14:51:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dakwah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[by: Hestutomo Restu Kuncoro An article dedicated to Allah. In honor of the best mentor a very good friend of mine, Arif Dharmawan. Pemikiran atau ide tentang hal ini muncul kira-kira 3 tahun yang lalu. Awal kemunculan pemikiran ini adalah sebuah pesan singkat yang dikirim oleh seorang adik kelas ke ponsel saya. Isi pesan ini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=225&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal">by: Hestutomo Restu Kuncoro</p>
<p>An article dedicated to Allah. In honor of the best mentor a very good<br />
friend of mine, Arif Dharmawan.</p>
<p>Pemikiran atau ide tentang hal ini muncul kira-kira 3 tahun yang lalu.<br />
Awal kemunculan pemikiran ini adalah sebuah pesan singkat yang dikirim<br />
oleh seorang adik kelas ke ponsel saya. Isi pesan ini kurang lebih<br />
adalah seperti ini, &#8220;Mas, kenapa sih mbak-mbak rohis (baca: aktivis<br />
da&#8217;wah) itu bisa bener-bener ramah sama temenku yang anak rohis juga.<br />
Tapi entah kenapa nggak bisa hangat kalau sama orang yang notabene<br />
bukan anak rohis. Kalau misalnya aku lg jalan sama akhwat rohis, pasti<br />
disapa dengan hangat. Tapi kalau misalnya aku jalannya sama temenku<br />
yang bukan anak rohis, kok rasanya dicuekin&#8221; Berawal dari kejadian<br />
itu, sebuah pertanyaan muncul dalam pikiran saya waktu itu, Kenapa?</p>
<p>Pencarian jawaban atas pertanyaan satu kata itu membawa saya pada<br />
banyak alternatif analisis. Salah satu jawaban yang masuk diberikan<br />
oleh seorang AD (aktivis da&#8217;wah) di kampus tempat saya kuliah saat<br />
ini. Jawabannya: &#8220;Mungkin, ada kecenderungan di antara para AD untuk<br />
tidak bisa berbaur dengan orang-orang yang notabene bukan AD sebaik<br />
mereka berbaur dengan sesama mereka. Begitu mendapatkan jawaban ini,<br />
pikiran saya kembali ke sebuah permasalahan klasik di pergerakan<br />
da&#8217;wah SMA: kenapa para AD akhwat lebih sering menghabiskan waktu<br />
istirahat sekedar bersama dengan mereka yang notabene juga AD ?</p>
<p>Bukan tindakan bijaksana terburu-buru mengambil kesimpulan. Namun saya<br />
rasa cukup adil ketika saya mengambil kesimpulan bahwa MEMANG ada<br />
tembok imajiner yang &#8220;membatasi&#8221; kehidupan para AD dan mereka yang<br />
notabene belum aktifr dalam pergerakan da&#8217;wah, terlepas dari perbedaan<br />
ketinggian dan ketebalan tembok itu antara satu medan da&#8217;wah dan medan<br />
da&#8217;wah lain. Namun saya tidak ingin menyatakan bahwa eksistensi tembok<br />
ini adalah sebuah kesalahan atau sesuatu yang perlu dihilangkan.<br />
Karena, eksistensi sebuah tembok imajiner dalam interaksi sosial<br />
maupun individu adalah sebuah keniscayaan yang wajar adanya. Sebagus<br />
apapun kita berbaur dengan manusia lain, selalu ada hal yang membuat<br />
kita tidak bisa menghabiskan seluruh kehidupan kita bersama orang<br />
lain, bahkan bersama pasangan kita sekalipun. Dalam kehidupan pribadi<br />
tembok itu kita kenal sebagai &#8220;hal-hal privasi&#8221; Dalam kehidupan<br />
sosial, tembok itu punya banyak jenis dan rupa. Itu semua bukan<br />
masalah, selama ketinggian dan ketebalan tembok itu masih ideal dalam<br />
batas kewajaran dan tidak mengganggu kebutuhan untuk berinteraksi.</p>
<p>Tembok itu menjadi masalah ketika kondisi tembok itu, entah karena<br />
atribut ketinggian atau ketebalan, menghalangi terbentuknya kondisi<br />
interaksi sosial maupun individu yang ideal. Banyak hal yang mampu<br />
menjadi alasan ketidak idealan tembok imajiner sosial itu. Dalam kasus<br />
yang sedang kita bicarakan (Aktivis da&#8217;wah dan orang-orang yang belum<br />
aktif dalam da&#8217;wah), banyak hal yang mungkin menyebabkan terjadinya<br />
tembok itu, di antaranya mungkin perasaan eksklusif yang tidak<br />
disadari hadir dalam proses hijrah, ketiadaan keinginan untuk memahami<br />
pemikiran dan perasaan orang lain, tidak adanya keterbukaan, dan<br />
hal-hal lain.</p>
<p>Bagaimanapun juga, terlepas dari kenapa tembok itu bisa hadir, saya<br />
mencoba mengawang-awang kondisi ideal interaksi sosial dalam<br />
pergerakan da&#8217;wah. Ketika kondisi tembok itu tidak sesuai dengan<br />
persyaratan ideal, saya melihat penyebab utamanya bukanlah teknik<br />
interaksi sosial antara AD dan non-AD. Saya meyakini bahwa ketika<br />
ketidak-idealan interaksi sosial terjadi, hal itu disebabkan oleh<br />
seuatu yang sifatnya lebih mengakar, lebih mendalam dan lebih mengontrol.</p>
<p>Apa yang saya maksud dengan sesuatu yang lebih mengakar itu adalah<br />
motif. Jadi, ketidak idealan itu terjadi karena adanya disorientasi<br />
motif yang hadir tanpa disadari. Disorientasi motif itu ada<br />
kemungkinan hadir dalam proses asimilasi AD ke dalam wadah atau badan.<br />
Saya pernah mendapati kasus seorang individu yang begitu yakin bahwa<br />
niatan yang ia bawa adalah niatan yang lurus, namun dalam diskusi kami<br />
kami menyadari bahwa ada sedikit disorientasi motif dalam sepak<br />
terjangnya: melanggengkan hegemoni badan atau wadah.</p>
<p>Keinginan untuk melanggengkan hegemoni sebuah badan atau wadah sarana<br />
da&#8217;wah dapat dengan mudah di-misinterpretasik an. Bukan berarti bahwa<br />
keinginan untuk melanggengkan hegemoni sebuah lembaga da&#8217;wah sebagai<br />
sesuatu yang salah, sama sekali bukan. Motif itu akan dapat tetap<br />
terkategori sebagai &#8220;niatan yang lurus&#8221; selama di balik niatan itu<br />
tidak lebih hanyalah keinginan agar bendera da&#8217;wah dapat terus<br />
berkibar, jika begitu keadaannya maka tidak masalah. Hanya saja,<br />
seperti yang sudah saya bahas sebelumnya, niatan ini punya<br />
kecenderungan untuk di-salah artikan dengan sangat-sangat mudah. Motif<br />
melanggengkan hegemoni sebuah lembaga da&#8217;wah dapat dengan sangat mudah<br />
menggeser paradigma orientasi da&#8217;wah para aktivis da&#8217;wah yang ada di<br />
dalamnya. Skenario paling buruk dari pergeseran paradigma ini adalah<br />
kecenderungan para aktivis da&#8217;wah untuk fokus pada hasil alih-alih<br />
pada proses.</p>
<p>Terkadang, tanpa disadari sepenuhnya oleh para AD, usaha da&#8217;wah yang<br />
mereka lakukan terlalu memaksakan untuk mengejar &#8220;target&#8221; lembaga<br />
da&#8217;wah tertentu. Hasilnya, terkadang niatan para AD cenderung<br />
manipulatif dan tidak menyerang akarnya. Apa yang saya maksud dengan<br />
manipulatif adalah proses berpikir &#8220;saya pingin ngeliat orang ini jadi<br />
kaya gini&#8221;, tanpa keinginan secara penuh untuk memahami pemikiran dan<br />
perasaan orang tersebut. Efeknya dalam tindakan, sikap ramah parsial<br />
(seperti telah dibahas sebelumnya), bersikap ramah (atau perbuatan<br />
lain yang juga menarik simpati) dengan motif agar orang tersebut<br />
simpati kepada para AD dan mau menerima pemikiran yang dibawa oleh AD.<br />
Para AD sering tidak menyadari ini sebagai suatu misplaced-action<br />
karena karakter tindakan seperti ini yang nampak begitu smooth dan<br />
non-manipulatif di luarnya. Well, tindakan seperti ini memang nampak<br />
smooth dan clean di luarnya, tapi sangat disayangkan motif sikap ramah<br />
itu sendiri pada awalnya manipulatif: agar orang yang kita perlakukan<br />
dengan ramah mau menerima pemikiran yang kita bawa.</p>
<p>Pertanyaan yang kemudian muncul adalah lalu bagaimana seharusnya?<br />
Dengan rendah hati dan menyadari semua kealpaan saya sebagai manusia,<br />
saya ingin mencoba mengawang-awang sistematika yang ideal harusnya<br />
seperti apa.</p>
<p>Pertama dari tujuan, saya rasa semua AD sudah sangat paham tentang<br />
hadits pertama dalam kumpulan 40-an hadits yang dikompilasi oleh Imam<br />
Nawawi: tujuan hanyalah Allah. Berawal dari niatan yang begitu mulia<br />
ini, AD harus memahami bahwa parameter keberhasilan AD sebagai hamba<br />
Allah dalam berda&#8217;wah bukanlah capaian fisik sistem da&#8217;wah. Lebih jauh<br />
harus dipahami bahwa tanggung jawab AD dalam berda&#8217;wah adalah mengajak<br />
BUKAN MENGUBAH. Tujuan akhirnya memang adalah perubahan individu yang<br />
berujung pada hijrahnya sebuah peradaban. Namun sangat tidak bijaksana<br />
jika dalam usaha mengejar hasil, AD mengabaikan mengabaikan sebuah<br />
prinsip penting.</p>
<p>Prinsip penting yang saya maksud adalah keinginan untuk memberikan<br />
yang terbaik pada objek da&#8217;wah AD (yang sebenarnya bukan objek sama<br />
sekali). Pelanggaran prinsip ini sering berujung pada tindakan<br />
manipulatif di mana AD terlalu fokus pada capaian akhir fisik (dalam<br />
usaha menghadirkan kekuatan dalam lembaga da&#8217;wah sehingga lembaga<br />
da&#8217;wah itu dapat memepertahankan hegemoninya) , tanpa memperhatikan<br />
secara tulus pribadi objek da&#8217;wah yang bersangkutan. Contoh yang<br />
kongkret sudah saya bahas sebelumnya: tindakan simpati manipulatif<br />
dalam usaha mencapai tujuan akhir itu.</p>
<p>Seharusnya menurut saya, prinsip ini dijalankan secara sinergis dengan<br />
tujuan da&#8217;wah dan tanggung jawab AD dalam da&#8217;wah itu sendiri. Inilah<br />
prinsip yang saya sebut dalam judul sebagai Da&#8217;wah Kanthi Tresna,<br />
sebuah kalimat bahasa jawa yang jika diterjemahkan ke dalam Bahasa<br />
Indonesia, maknanya Da&#8217;wah Dengan Cinta. Aplikasi prinsip ini adalah<br />
sebuah kesadaran sepenuhnya akan hakikat kita sebagai hamba Allah dan<br />
kewajiban kita untuk mencintai sesama muslim maupun hamba Allah,<br />
karena Allah. Lebih lanjut, ketika kita mampu mencintai orang lain<br />
karena Allah, sudah menjadi hal yang lumrah ketika kita mengharapkan<br />
yang terbaik untuk orang-orang yang kita cintai. Dan hal yang terbaik<br />
untuk semua hamba Allah, tanpa perlu disangsikan, tentu saja kedekatan<br />
dengan Allah. Dalam usaha memeberikan yang terbaik untuk orang-orang<br />
yang kita cintai, kita akan mengajak mereka untuk dekat dengan Allah,<br />
tentu saja dengan berda&#8217;wah. Jadi motif da&#8217;wah kita seharusnya tidak<br />
lebih daripada sekedar bentuk eksppresi cinta kita (yang hadir karena<br />
Allah) kepada saudara-saudara kita sesama muslim dan sesama hamba<br />
Allah, sebagai sinergi motif utama kita mengharap ridhoNya.</p>
<p>Jika proses berpikir AD dilakukan dengan cara seperti ini, insyaAllah<br />
tidak akan ada lagi pemikiran maupun tindakan manipulatif dalam<br />
mencapai capaian fisik sebuah sistem da&#8217;wah. Simpati yang hadir dalam<br />
diri objek da&#8217;wah kepada AD hadir sebagai bentuk tanggapan otomatis<br />
stimulus cinta yang hadir dari dalam diri AD kepada orang-orang yang<br />
dida&#8217;wahi. Dalam aplikasinya, ketika AD bersikap ramah dan hangat<br />
kepada objek da&#8217;wah, tindakan itu didasari secara penuh dan secara<br />
tulus sebagai ekspresi cinta. Kehadiran cinta dalam da&#8217;wah juga akan<br />
menghadirkan keinginan untuk secara tulus mendengarkan dan memahami<br />
pemikiran serta perasaan objek da&#8217;wah oleh AD.</p>
<p>Lalu apakah salah menetapkan capaian fisik dalam da&#8217;wah ? Tidak, sama<br />
sekali tidak, selama capaian fisik itu dibuat tidak lebih daripada<br />
sekedar sistem untuk mengevaluasi metode. Namun satu hal yang perlu<br />
diperhatikan, jangan sampai capaian fisik itu menjadi acuan utama<br />
tindakan da&#8217;wah para AD sehingga melupakan urgensi hadirnya motif<br />
cinta dalam pergerakan da&#8217;wah mereka.</p>
<p>Wahai saudaraku, mari belajar mencintai saudara-saudara kita secara<br />
tulus. Ketika berda&#8217;wah, hadirkan motif karena kita menginginkan yang<br />
terbaik untuk saudara-saudara kita… Kedekatan dengan Allah…</p>
<p>Wallahu&#8217;alam bishowab</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=225&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/12/07/untukmu-aktuvis-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pidato Bung Tomo</title>
		<link>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/11/14/pidato-bung-tomo/</link>
		<comments>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/11/14/pidato-bung-tomo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 Nov 2008 03:03:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Surya Insan Muda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Others]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://surya554sangtrainer.wordpress.com/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrahmanir rahim… Merdeka!!! Saoedara-saoedara ra&#8217;jat djelata di seloeroeh Indonesia, teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea. Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang. Mereka telah minta supaja kita datang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=213&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><a href="http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/11/bung_tomo.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-214" title="bung_tomo" src="http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/11/bung_tomo.jpg?w=300&#038;h=411" alt="bung_tomo" width="300" height="411" /></a></p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:left;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                                   &lt;![endif]--><!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --><!--[if gte mso 10]&gt; &lt;!   /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} --> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Bismillahirrahmanir rahim…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;color:green;">Merdeka!!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Saoedara-saoedara ra&#8217;jat djelata di seloeroeh Indonesia,<br />
teroetama, saoedara-saoedara pendoedoek kota Soerabaja<br />
Kita semoeanja telah mengetahoei bahwa hari ini tentara Inggris telah menjebarkan pamflet-pamflet jang memberikan soeatoe antjaman kepada kita semoea.<br />
Kita diwadjibkan oentoek dalam waktoe jang mereka tentoekan, menjerahkan sendjata-sendjata jang kita reboet dari tentara djepang. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Mereka telah minta supaja kita datang pada mereka itoe dengan mengangkat tangan.<br />
Mereka telah minta supaja kita semoea datang kepada mereka itoe dengan membawa bendera poetih tanda menjerah kepada mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Saoedara-saoedara,<br />
didalam pertempoeran- pertempoeran jang lampaoe, kita sekalian telah menundjukkan bahwa<br />
ra&#8217;jat Indonesia di Soerabaja<br />
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Maloekoe,<br />
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Soelawesi,<br />
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Poelaoe Bali,<br />
pemoeda-pemoeda jang berasal dari Kalimantan,<br />
pemoeda-pemoeda dari seloeroeh Soematera,<br />
pemoeda Atjeh, pemoeda Tapanoeli &amp; seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini,</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">didalam pasoekan-pasoekan mereka masing-masing dengan pasoekan-pasoekan ra&#8217;jat jang dibentuk di kampoeng-kampoeng,<br />
telah menoenjoekkan satoe pertahanan jang tidak bisa didjebol,<br />
telah menoenjoekkan satoe kekoeatan sehingga mereka itoe terdjepit di mana-mana</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hanja karena taktik jang litjik daripada mereka itoe, saoedara-saoedara<br />
Dengan mendatangkan presiden &amp; pemimpin-pemimpin lainnja ke Soerabaja ini, maka kita toendoek oentoek menghentikan pertempoeran.<br />
Tetapi pada masa itoe mereka telah memperkoeat diri, dan setelah koeat sekarang inilah keadaannja.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Saoedara-saoedara, kita semuanja, kita bangsa Indonesia jang ada di Soerabaja ini akan menerima tantangan tentara Inggris ini.<br />
Dan kalaoe pimpinan tentara Inggris jang ada di Soerabaja ingin mendengarkan djawaban ra&#8217;jat Indonesia,<br />
ingin mendengarkan djawaban seloeroeh pemoeda Indonesia jang ada di Soerabaja ini<br />
Dengarkanlah ini hai tentara Inggris,<br />
ini djawaban ra&#8217;jat Soerabaja<br />
ini djawaban pemoeda Indonesia kepada kaoe sekalian</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hai tentara Inggris!,<br />
kaoe menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera poetih takloek kepadamoe,<br />
menjuruh kita mengangkat tangan datang kepadamoe,<br />
kaoe menjoeroeh kita membawa sendjata-sendjata jang kita rampas dari djepang oentoek diserahkan kepadamoe</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Toentoetan itoe walaoepoen kita tahoe bahwa kaoe sekalian akan mengantjam kita oentoek menggempoer kita dengan seloeroeh kekoeatan jang ada,<br />
Tetapi inilah djawaban kita:<br />
Selama banteng-banteng Indonesia masih mempoenjai darah merah jang dapat membikin setjarik kain poetih mendjadi merah &amp; putih,<br />
maka selama itoe tidak akan kita maoe menjerah kepada siapapoen djuga!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Saoedara-saoedara ra&#8217;jat Soerabaja,<br />
siaplah keadaan genting<br />
tetapi saja peringatkan sekali lagi, djangan moelai menembak,<br />
baroe kalaoe kita ditembak, maka kita akan ganti menjerang mereka itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kita toendjoekkan bahwa kita adalah benar-benar orang jang ingin merdeka.<br />
Dan oentoek kita, saoedara-saoedara, lebih baik kita hantjur leboer daripada tidak merdeka.<br />
Sembojan kita tetap: MERDEKA atau MATI.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:.0001pt;line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Dan kita jakin, saoedara-saoedara,<br />
pada akhirnja pastilah kemenangan akan djatuh ke tangan kita<br />
sebab Allah selaloe berada di pihak jang benar<br />
pertjajalah saoedara-saoedara,<br />
Toehan akan melindungi kita sekalian</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:115%;font-family:&quot;">Allahu Akbar..! Allahu Akbar..! Allahu Akbar…!<br />
MERDEKA!!!</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/surya554sangtrainer.wordpress.com/213/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=surya554sangtrainer.wordpress.com&amp;blog=4219637&amp;post=213&amp;subd=surya554sangtrainer&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://surya554sangtrainer.wordpress.com/2008/11/14/pidato-bung-tomo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e0e2f839d2aa7897d14d4a2eaac00760?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Syaoran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://surya554sangtrainer.files.wordpress.com/2008/11/bung_tomo.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">bung_tomo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
